Sabtu, 30 Juni 2012

Be Realistic or Be Dreamer?

aku lagi baca buku yang judulnya The Geography Of Bliss, dah pernah aku ceritain kan di postingan Travelling di rumah sama Belanda, Kebahagiaan adalah Angka
hahaha perasaan baca bukunya nggak selese-selese ya? hehehe. saya inget koh hutang postingan tentang buku itu, maaf ya... *membungkuk*

13:32 dalam keadaan abis dimarahin orang, padahal yang salah siapa. jadi ilang deh mau nulis apa.
brrrrr.bentar, otaknya direfresh dulu.
*klik kanan-refresh* *klik kanan-refresh* *klik kanan-refresh*

Hoah. Dah masuk ke bab yang ke-3, negara Bhutan. Yang agak bikin aku ngerutin alis adalah jalan pikiran seorang Lama, seorang panutan gitulah, orang penting. Namanya Karma Ura.
Dia memandang (sepanjang sejarah) hidupnya bahwa dia bahagia, bahagia karena dia tidak punya harapan yang tidak realistis. Intinya, dia orang realistis, orang yang sama sekali tidak mengejar sesuatu dengan suatu harapan yang 'tidak ada'. kamu ngerutin alis nggak?

Mind set yang aku terima sepanjang hidupku (hidupnya Ating), itu beda banget, sangat beda sekali. Lebih tepatnya sih pas SMA, aku bermimpi untuk jadi ini-itu, dengan begini-begitu, dan yang menghancurkan mimpku itu yaa si Realistis. Aku bermimpi gini, si Real selalu berkenyataan seperti itu. semua diancurin dengan sekali tebas.
Hidup ini, hidup kita, hidup yang kita atur bertujuan tertentu sesuai dengan apa yang kita mau, kita cintai, dan kita percayai. dan dengan bermimpi kita punya rencana untuk mewujudkan segala tujuan hidup kita itu, entah berguna buat nusa bangsa, atau setidaknya punya pacar. *eh?
Dreams make many plans. 

Jadi, gimana tentang Karma Ura?
Oke, kita posisikan kita bukan seseorang yang bermind-set seperti Ating. kita berada di tengah.

Karma Ura. Dia orang yang realistis, jadi mungkin aku bisa bilang bahwa dia menempuh hidup dia dengan mengikuti arus sungai, arus yang mengalir. tapi nggak bisa dibilang flat, karena Karma Ura bikin sesuatu yang membuat dia dikenal dan berpengaruh di Bhutan.
Karma Ura menganggap suatu keberhasilan atau kegagalan itu bukan sesuatu yang besar. Mungkin ia anggap itu cukup berpengaruh di hidupnya, tetapi apakah menyentuh hidup orang lain? bila ia mendapatkan sesuatu yang baik atau yang buruk pada hari ini, maka pada malam harinya, ia akan hanya mengatakan 'Tidak apa-apa' untuk dirinya sendiri.

Nah lho? kalian punya kesimpulan macam apa?

to be continued...

Rabu, 20 Juni 2012

( Unforgettable Thing )

KeputusanMu, RencanaMu, Takdir baikMu untuk-ku

dan pertanyaanku
terjawab
dan doaku
terkabul

dan tak ada lagi risau
atau bimbang dan ragu

karena Engkau melindungiku
saat kuterlihat lemah
karena Engkau menjagaku
dari apa yang ingin melukaiku

:)) Ya Allah,
kini bukan lagi aku yang bertanya
tapi Engkau Yang Maha Mengetahui yang bertanya

dan aku tak bergeming mendengar tanyamu,
kecuali hanya lapisan kaca yang semakin tebal

"Fabi ayyi alaa irobbikuma tukadziban??"
"Maka nikmat Tuhanmu yang mana (lagi) yang kau dustakan?" (QS 55)

repost from sweetvioletta.blogspot.com

merinding bacanya. hm, yeah, satu yang pasti :)) aku semakin yakin. Makasii Yaa ALLAH :))
and miss you Bella,nice post.dan aku gabisa berhenti merinding :))

Selasa, 19 Juni 2012

What Is My Excellent Happen?

08.52 WIB dengan perasaan kagum dan (oh astaga) kecewa (dengan diri saya) setelah liat video Sungha Jung di sini. Makhluk keren dengan tarian jari memetik senar gitar buatan Jermannya (setahu saya).

yang kadang jadi pertanyaanku. Apa sih Passion-ku?
big question that i cant answer, until now. bisa nyanyi? nanggung. pegang alat musik? paling pianika, maininnya aja nggak pake teori, asal main lagu pake feeling aja. gambar?ga bisa-bisa banget. nulis? nggak menyentuh. pelajaran? nggak bodoh-bodoh amat, tapi nggak banget buat dbilang pinter. ngomong? cerewet tapi nggak pedean. bisa bahasa asing? bahasa inggris aja masih macet-macet. so, what is my passion? Щ(ºДºщ)

Oh Dear!!! I'm Nineteen!
dan kalo keluar kamar dan liat ibuku, entah beliau lagi ngapain, yang kepikiran adalah aku udah umur sembilan belas tahun. mungkin pada mikir, 'lha terus gue harus bilang 'WOW' gitu?'
Kadang liat artis, orang terkenal, orang sukses, kadang berasa minder sendiri :'( apa sih yang udah aku lakuin sampe setua ini?

I was born to... for what?
misterius abis yang namanya hari kedepan dan tadir. hanya ALLAH SWT yang tahu, hmm. Yap, tidak ada yang merubah suatu kaum, tanpa ada yang mengubahnya.

Okay, hi everyone  :) kalo kamu sama bingungnya, sama galaunya, sama mirisnya.
mungkin hal yang pertama kamu cari adalah passion. 
Passion kata Mbah Wiki tuh istilah yang diterapkan pada perasaan yang sangat kuat tentang seseorang atau sesuatu. Gairah adalah perasaan emosi yang kuat menarik, antusiasme, atau keinginan untuk sesuatu.
Nah, passion mungkin yang sering kamu bilang "I do what I love". hahaha betewe si aku seneng banget nyanyi di kamar mandi (padahal katanya nggak boleh), entah kenapa di kamar mandi suara tuh berasa ada efek jadi bagus gitu.hahaha.

Nah, mungkin, kalo kamu dah nemu passion, kamu bisa buat sesuatu atau your excellent happen.
kenapa aku bilang 'mungkin', karena aku sendiri aja belom pernah buktiin. cheer up!
hmm.note! jangan lupa asah dan belajar terus passionmu itu! (^.^)9 semangat.


Take Your Passion and Make It Happen

Sabtu, 16 Juni 2012

keep it


dream
little things that makes me still have a plan and purpose to still alive.
little things that makes me afraid when it become.
crazy things that makes me up and down.
 dream
when i'm imagine, i'm like can hold it.
when i'm imagine, it's like i can touch it.
when i'm realize, it's makes me sick.

but, dream
 makes me sure, there is always Him to watch me.
makes me sure, i'm not wrong.
and always makes me sure, He is near me :)

(: keep dreaming? yes, I will :)

Jumat, 15 Juni 2012

ALLAH knows best :)

ALLAH knows best
aku berhenti satu tahun, untuk tujuan yang bagus. setidaknya, aku merenung. mungkin aku bisa saja sombong. mungkin aku bisa saja tidak lebih dekat dengan keluargaku. mungkin aku bisa saja tidak semandiri sekarang, walaupun masih sering takut ngadepin sesuatu sendiri. mungkin aku bisa saja tidak lebih dewasa mengambil sikap. mungkin aku tidak serendah ini...

ALLAH knows best
aku menyadari di usia tua, sembilan tambah sepuluh ini. belum, belum ada usaha yang benar-benar berat dan susah. kebanyakan orang sukses mencicipi cuilan kesuksesan dengan memerah keringat dan meremukkan tulang. intinya sih tidak mudah.
usaha sama doa harus beriringan. tapi aku ngrasa belum usaha, oh astaga, yang ada cuma rasa takut luar biasa. takut yang bener-bener gede, yang pertama kali aku rasain selama idup.
aku pernah baca sebuah kutipan : "Mimpi besar, Tanggung jawab besar."
ketakutan lagi. aku takut aku tidak cukup bertanggung jawab.

ALLAH knows best
dan Dia tahu. aku menjadi semakin dekat denganNya. dan mencoba berubah menjadi lebih baik :))

dan rasa takut itu masih ada, hmm nasib dan takdir itu misterius :))
I know Yaa ALLAH, You will give me the best destiny :)