Pembahasan tentang jurusan tercintah nni. Buat
lihat pembahasan sebelumnya, pilih dan klik linknya : Pembangunan BerwawasanLingkungan, Sinkhole (1), (video) Sinkhole (2), Transportasi Universitas Negeri Semarang, (tambahan aja) Sejarah Perkerasan Jalan, Tentang Kreteg Wesi – UNNES. Enjoy J
Pembahasan tentang Teknik Super Sip..Teknik Sipil (lagi). Kali ini membahas tentang bagaimana memanajemen suatu proyek dengan intrik-intriknya yang cukup beribet, dan membandingkan antara software OpenProject sama Microsoft Project. So, yuk bahas!
Manajemen
Proyek
Adalah semacam
perencanaan dalam proyek yang bertujuan untuk membantu dalam mengembangkan
rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas, pelacakan kemajuan, mengelola
anggaran dan menganalisis beban kerja. Keahlian
Manajemen yang dibutuhkan dalam Mengelola Proyek, adalah sebagai berikut :
1. Manajemen Jalan dan ilmu Jalan dan Jembatan
2. Manajemen Integrasi
3. Manajemen Cakupan
4. Manajemen Waktu Manajemen
5. Manajemen Pengadaan (Procurement)
6. Manajemen Sumberdaya
7. Manajemen komunikasi
8. Manajemen Mutu
9. Manajemen Biaya
10. Manajemen Resiko
Dengan demikian manajemen
proyek adalah penerapan fungsi manajemen yang dilakukan secara sistematis pada
proyek tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan
efisien sehingga tujuan akhir proyek tepat sasaran dan sesuai dengan jadwal
yang ditetapkan.
Manajemen
Proyek Perangkat Lunak (MPPL) adalah aktivitas dalam memanajemen rekayasa perangkat lunak,
dimulai sebelum aktivitas teknis di inisialisasi dan berlanjut pada keseluruhan
batasan, perkembangan dan pemeliharaan perangkat lunak komputer.
Manajemen
Proyek Perangkat Lunak tidak lepas dari 4 faktor yaitu :
1.
Personel (anggota tim / manusia)
2.
Product (perangkat lunak yang akan dibangun)
3.
Process (rancangan kerja pembuatan perangkat lunak)
4.
Project (pekerjaan yang harus segera dilakukan untuk
membuat produk yang akan diimplementasikan)
Manusia merupakan faktor yang mempunyai peran penting
dalam seksesnya manajemen proyek perangkat lunak. Pentingnya faktor manusia dapat
dilihat dari kemampuan management manusia itu sendiri yang berfungsi untuk
meningkatkan menyelesaikan masalah dalam organisasi, kinerja management,
rancangan kerja dan pengembangan tim.
Personel MPPL adalah terdiri dari :
1.
Manager Senior :
pemegang keputusan dalam pembuatan proyek yang akan dibuat.
2.
Manager Proyek :
memimpin pembuatan perangkat lunak.
3.
Praktisi :
mempunyai bagian untuk mengerjakan Perangkat Lunak
4.
Pelanggan
(Klien): menentukan kebutuhan pada perangkat lunak yang dibuat.
5.
Pengguna akhir :
orang yang menggunakan perangkat lunak.
Contoh MPPL adalah Microsoft Project dan OpenProject,
sebagai berikut akan dijelaskan mengenai keduanya.
Microsoft
Project
Microsoft Project adalah program perangkat lunak
manajemen proyek, dikembangkan dan dijual oleh Microsoft. Microsoft Project
adalah aplikasi ketiga perusahaan Microsoft berbasis Windows, dan dalam
beberapa tahun diperkenalkan menjadi perangkat lunak manajemen proyek berbasis
PC dominan. saat ini tersedia dalam dua edisi, Standard dan Profesional. Format
file proprietary Microsoft Project adalah. Mpp. Microsoft Project dan Microsoft
Project Server merupakan landasan dari Office Enterprise Manajemen Proyek (EPM)
produk Microsoft. Microsoft Project 2010 memiliki fitur user interface Ribbon. Kelebihan Microsoft Project antara lain :
- Menu yang tersedia lebih lengkap, diantaranya
adalah tersedianya network planning, task usage, gantt chart dan tracking gantt.
- Mudah didapatkan dipasaran.
- Multy platform.
Kekurangan Microsoft Project antara lain:
- Diperuntukan untuk single user.
- Walaupun dapat diakses secara bersamaan dalam
suatu jaringan tetapi hanya satu user saja yang dapat melakukan pengeditan
sehingga user lainya hanya dapat melihat isi file tanpa dapat ikut melakukan
pengeditan.
- Pengendalian proyek tidak dapat dilakukan
secara efektif, karena memang merupakan single user software.
- Laporan pengembangan proyek tidak dapat
diniputkan ketika file sedang dibuka oleh user lain.
- Penggunaan dan interface tergolong
relatif kurang user friendly bagi kalangan tertentu, khususnya bagi pelaksana proyek di lini
bawah (operating personnel). Sehingga laporan perkembangan proyek yang seharusnya lebih efektif
jika diinputkan langsung oleh tenaga kerja yang mengerjakannya seringkali harus
diinputkan oleh orang lain yang lebih memahami software ini.
- Setiap user yang membuka file dapat melihat keseluruhan isi file, software tidak dapat membatasi data mana
saja yang boleh diedit, diinput, dihapus atau yang hanya boleh dilihat.
- Harus membeli dengan harga yang cukup mahal.
Open
Project
Kelebihan open project antara
lain:
- Mudah didapatkan di internet.
- Dapat diperoleh secara gratis.
- Multy platform.
- OpenProj
juga memungkinkan menambah beberapa trik yang tidak ada pada Microsft project.
- Bisa berjalan pada WIndows, Mac,
Linux dan Unik dan tentu saja gratis
Kekurangan open project antara lain:
- Menu yang tersedia tidak selengkap Ms. Office
project.
- Masih berbasis alpha.
- Terkadang terjadi eror saat dijalankan untuk
mengakses file tertentu.
- Kerja dari open project
lebih berat dari pada Ms. Office project sehingga memerlukan spesifikasi
komputer yang lebih tinggi dari pada jika untuk menjalankan Ms. Office project.
