Selasa, 09 Juli 2013

Just Between Open Project and Microsoft Project

Pembahasan tentang jurusan tercintah nni. Buat lihat pembahasan sebelumnya, pilih dan klik linknya : Pembangunan BerwawasanLingkungan, Sinkhole (1), (video) Sinkhole (2), Transportasi Universitas Negeri Semarang, (tambahan aja) Sejarah Perkerasan Jalan, Tentang Kreteg Wesi – UNNES. Enjoy J

Pembahasan tentang Teknik Super Sip..Teknik Sipil (lagi). Kali ini membahas tentang bagaimana memanajemen suatu proyek dengan intrik-intriknya yang cukup beribet, dan membandingkan antara software OpenProject sama Microsoft Project. So, yuk bahas!

Manajemen Proyek

Adalah semacam perencanaan dalam proyek yang bertujuan untuk membantu dalam mengembangkan rencana, menetapkan sumber daya untuk tugas, pelacakan kemajuan, mengelola anggaran dan menganalisis beban kerja. Keahlian Manajemen yang dibutuhkan dalam Mengelola Proyek, adalah sebagai berikut :
1. Manajemen Jalan dan ilmu Jalan dan Jembatan
2. Manajemen Integrasi
3. Manajemen Cakupan
4. Manajemen Waktu Manajemen
5. Manajemen Pengadaan (Procurement)
6. Manajemen Sumberdaya
7. Manajemen komunikasi
8. Manajemen Mutu
9. Manajemen Biaya
10. Manajemen Resiko
Dengan demikian manajemen proyek adalah penerapan fungsi manajemen yang dilakukan secara sistematis pada proyek tertentu dengan memanfaatkan sumber daya yang ada secara efektif dan efisien sehingga tujuan akhir proyek tepat sasaran dan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Manajemen Proyek Perangkat Lunak (MPPL) adalah aktivitas dalam memanajemen rekayasa perangkat lunak, dimulai sebelum aktivitas teknis di inisialisasi dan berlanjut pada keseluruhan batasan, perkembangan dan pemeliharaan perangkat lunak komputer.
Manajemen Proyek Perangkat Lunak tidak lepas dari 4 faktor yaitu :
1.      Personel (anggota tim / manusia)
2.      Product (perangkat lunak yang akan dibangun)
3.      Process (rancangan kerja pembuatan perangkat lunak)
4.      Project (pekerjaan yang harus segera dilakukan untuk membuat produk yang akan diimplementasikan)
Manusia merupakan faktor yang mempunyai peran penting dalam seksesnya manajemen proyek perangkat lunak. Pentingnya faktor manusia dapat dilihat dari kemampuan management manusia itu sendiri yang berfungsi untuk meningkatkan menyelesaikan masalah dalam organisasi, kinerja management, rancangan kerja dan pengembangan tim.
Personel MPPL adalah terdiri dari :
1.      Manager Senior : pemegang keputusan dalam pembuatan proyek yang akan dibuat.
2.      Manager Proyek : memimpin pembuatan perangkat lunak.
3.      Praktisi : mempunyai bagian untuk mengerjakan Perangkat Lunak
4.      Pelanggan (Klien): menentukan kebutuhan pada perangkat lunak yang dibuat.
5.      Pengguna akhir : orang yang menggunakan perangkat lunak.
Contoh MPPL adalah Microsoft Project dan OpenProject, sebagai berikut akan dijelaskan mengenai keduanya.

Microsoft Project

Microsoft Project adalah program perangkat lunak manajemen proyek, dikembangkan dan dijual oleh Microsoft. Microsoft Project adalah aplikasi ketiga perusahaan Microsoft berbasis Windows, dan dalam beberapa tahun diperkenalkan menjadi perangkat lunak manajemen proyek berbasis PC dominan. saat ini tersedia dalam dua edisi, Standard dan Profesional. Format file proprietary Microsoft Project adalah. Mpp. Microsoft Project dan Microsoft Project Server merupakan landasan dari Office Enterprise Manajemen Proyek (EPM) produk Microsoft. Microsoft Project 2010 memiliki fitur user interface Ribbon. Kelebihan Microsoft Project antara lain :
Menu yang tersedia lebih lengkap, diantaranya adalah tersedianya network planning, task usage, gantt chart dan tracking gantt.
- Mudah didapatkan dipasaran.
- Multy platform.
Kekurangan Microsoft Project antara lain:
-  Diperuntukan untuk single user.
- Walaupun dapat diakses secara bersamaan dalam suatu jaringan tetapi hanya satu user saja yang dapat melakukan pengeditan sehingga user lainya hanya dapat melihat isi file tanpa dapat ikut melakukan pengeditan.
- Pengendalian proyek tidak dapat dilakukan secara efektif, karena memang merupakan single user software.
 Laporan pengembangan proyek tidak dapat diniputkan ketika file sedang dibuka oleh user lain.
- Penggunaan dan interface tergolong relatif kurang user friendly bagi kalangan tertentu, khususnya bagi pelaksana proyek di lini bawah (operating personnel). Sehingga laporan perkembangan proyek yang seharusnya lebih efektif jika diinputkan langsung oleh tenaga kerja yang mengerjakannya seringkali harus diinputkan oleh orang lain yang lebih memahami software ini.
- Setiap user yang membuka file dapat melihat keseluruhan isi file, software tidak dapat membatasi data mana saja yang boleh diedit, diinput, dihapus atau yang hanya boleh dilihat.
- Harus membeli dengan harga yang cukup mahal.

Open Project

Adalah salah satu aplikasi dari Manajemen Proyek berbasis web yang diciptakan oleh tim open-source berasal dari Spanyol dan Jerman, karya Philip Greenspun dari ArsDigita. Frank Bergmann mengambil sistem ini dan menambahkan ekstensi untuk pengelolaan perusahaan penerjemahan pada tahun 2003. Pada tahun 2003 proyek ini diterbitkan di Sourceforge, dan Klaus Hofeditz bergabung dengan tim. Pada tahun 2009 aplikasi telah diperpanjang oleh Service Desk ITSM, Manajemen Konfigurasi Database dan integrasi nagios untuk mendukung proses IT Management. Dukungan masyarakat diberikan melalui forum internet di Sourceforge.net, dukungan profesional disediakan oleh tim inti-Open Project dan lebih dari 40 organisasi layanan TI. Pada Desember 2009, halaman komunitas Proyek-Open memiliki lebih dari 10.000 pengguna terdaftar. Tim Open Project inti saat ini bekerja pada alpha pertama versi 4.0 yang akan didasarkan pada terbaru OpenACS versi 5.6.


Kelebihan open project antara lain:
Mudah didapatkan di internet.
- Dapat diperoleh secara gratis.
 Multy platform.
 OpenProj juga memungkinkan menambah beberapa trik yang tidak ada pada Microsft project.
 Bisa berjalan pada WIndows, Mac, Linux dan Unik dan tentu saja gratis
Kekurangan open project antara lain:
Menu yang tersedia tidak selengkap Ms. Office project.
- Masih berbasis alpha.
 Terkadang terjadi eror saat dijalankan untuk mengakses file tertentu.
- Kerja dari open project lebih berat dari pada Ms. Office project sehingga memerlukan spesifikasi komputer yang lebih tinggi dari pada jika untuk menjalankan Ms. Office project.