1 Agustus 2013 10:25 pm
Lights will guide you home. And ignite your bones. And I will try to
fix you.
Aku menggeledah tas, dan
mengambil beberapa kertas kecil di tas. Bukan sembarang kertas kecil. Serasa
kertas itu berubah jadi lembaran emas, yang aku tahu, suatu saat di waktu
nanti, aku bakal tersenyum untuk membacanya lagi. Suatu saat, jadi bahan yang
menyenangkan untuk mengenang saat menggenggam masa muda kayak gini.
Ya, aku barusan bertemu Gonzam
dalam rangka buka bersama. Tentu saja, kenyang. Tentu saja, banyak tawa. Tentu
saja, heboh, karena pelopor hebringnya Raras dan saya pendukungnya, haha.
Kami bertemu di sebuah rumah
makan jajaran depan rumah sakit DKT, yang makanannya, nyam-nyam enak. Dengan
penampilan yang berubah, sedikit maupun banyak, dengan latar sifat masih sama,
dengan cerita pendewasaan yang berbeda. Ya, kami sudah dewasa, mereka kata.
Kami jarang bertemu, honestly.
Hanya dengan momen seperti ini,
kami menatap satu sama lain, mendengar cerita kejadian di luar kehidupan
masing-masing, merasakan pengalaman yang dialami orang di luar diri kami
sendiri. Yoka dengan cerita kehidupannya yang berubah dengan adanya orang baru
yang datang, Tika dengan cerita yang cukup mengejutkan tentang kakaknya, Raras
dengan curahan tangisan sekalinya yang bikin sesak, seorang Diah yang membuat
sebuah bucket bunga untuk Ibunya tercinta, Lisa yang membuat mata saya berair,
dan Ulfi yang mencetuskan permainan dengan lembaran biasa menjadi emas. Ah, that was our quality time, guys, kapan mau
lagi?
Ah, lagi berasa so sweet nih.
Kata-kata mereka, berasa mereka
akan ada di belakangku. Memegang pundakku buat jadi lebih baik, dan jadi lebih.
Jodoh, mereka tak lupa menyinggungnya. Haha, Allah knows best, guys.
Dan untuk kritik klise kalian,
huhu, volumeku masih saja out loud. Oh dear, trust me, I’ll try.
Mungkin kalau Tyas ikut, bakal
lebih asik.
Sekarang lagi muterin lagu Fix You – Coldplay, entah, pertama
dengar lagu ini, aku nggak suka. Tapi, sekarang yang lagi hafal dikit liriknya,
jadi lebih sering nyanyiinnya dalam hati, dan jadi pemecah keheningan pikiran.
Di reff-nya aja, “Lights will guide you
home. And ignite your bones. And I will try to fix you”. Aku tahu, itu Gonzam.
Nzam, kita sampai nenek-nenek ya,
aamiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar