Senin, 23 Juli 2012

'Ya Sudahlah'


I was thinking about this song

Kemarin aku mendengar lagu itu di televisi mengenai ‘Generasi yang Terjajah’ di salah satu stasiun televise nasional. Lagu itu dinyanyikan anak putus sekolah yang akhirnya mengamen di jalan untuk mengais rezeki, ya, dengan mengasong suara.

Intinya, aku mengambil makna dari sisiku.

Raras pernah punya tanggapan tentang lagu itu, kurang lebih seperti ini, “aku suka lagunya cuma aku agak nggak sreg sama liriknya yang ‘ketika mimpimu yang begitu indah tak pernah terwujud, ya sudahlah. Saat kau berlari mengejar anganmu dan tak pernah sampai, ya sudahlah’ itu tuh nggak banget. Terkesan putus asa.” Aku (saat itu) menyetujuinya.

Dan beberapa hari lalu, tanggapan Ulfi mengenai SMSku yang menyinggung tentang bila mimpi yang gagal dicapai, dan tanggapannya yang seperti ini, “ya mungkin itu tujuannya kita punya banyak mimpi, jadi nanti kalo satu keinginan belum tercapai, masih ada keinginan lain yang belum tercapai hahaha. Cuman manusia ya emang gampang ngeluh. Kalo ada satu keinginan ga tercapai, they thinks that the world was over. Seolah-olah ga ada kenikmatan lain yang disediain Tuhan di dunia ini buat dia.” Ya, kata-kata yang buat aku ngrasa ‘glek!’ and try to feels that meaning.

Dari situ aku mengambil lagu itu bukan suatu keputus-asaan tapi malah lagu move on.

Hidup berawal dari mimpi. Aku (benar-benar) mengenal kata ‘mimpi’ itu adalah di bangku SMA, begitu telatnya. Pertama kalinya aku bermimpi adalah saat aku ingin memasuki sebuah ‘tempat sebagai perkembangan pemikiranku’. Dan saat aku harus berjuang untuk mendapatkannya, apa yang aku lakukan? Aku tidak berusaha, tidak.

Dan ketika kutukan karena penyesalan yang bener-bener berat, dan bikin rasa syukur itu nggak ikhlas, aku jatuh. Dan bisa saja putus asa. Tapi keputusan akhirnya adalah Move On, it’s hard you know.

Tanggapan SMS dari Ulfi itu benar, aku hanya mengeluh dan cuma berpegang sama satu keyakinan atau mungkin lebih bisa dibilang satu obsesi. Aku punya plan B, tapi ya, aku tidak begitu memikirkan, aku hanya berpegang pada plan A, yang ternyata Dia tidak menghendakinya, ya aku memang belum pantas.

Ketika mimpimu yang begitu indah, tak pernah terwujud, ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu dan tak pernah sampai, ya sudahlah
Hm, apa pun yang terjadi ku kan selalau ada untukmu
Janganlah kau bersedih, cause everything is gonna be okay…

Jadi , hidup harus berlanjut. Everything is gonna be okay. He’s always near and watch us. The world is not over and still have many chance for you to be more, more, and more than this.

Stay dreaming, Stay fighting, and Stay strong!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar