I was thinking about this song.
Kemarin aku mendengar lagu itu di
televisi mengenai ‘Generasi yang Terjajah’ di salah satu stasiun televise
nasional. Lagu itu dinyanyikan anak putus sekolah yang akhirnya mengamen di jalan
untuk mengais rezeki, ya, dengan mengasong suara.
Intinya, aku mengambil makna dari
sisiku.
Raras pernah punya tanggapan
tentang lagu itu, kurang lebih seperti ini, “aku suka lagunya cuma aku agak
nggak sreg sama liriknya yang ‘ketika
mimpimu yang begitu indah tak pernah terwujud, ya sudahlah. Saat kau berlari
mengejar anganmu dan tak pernah sampai, ya sudahlah’ itu tuh nggak banget.
Terkesan putus asa.” Aku (saat itu) menyetujuinya.
Dan beberapa hari lalu, tanggapan
Ulfi mengenai SMSku yang menyinggung tentang bila mimpi yang gagal dicapai, dan
tanggapannya yang seperti ini, “ya mungkin itu tujuannya kita punya banyak
mimpi, jadi nanti kalo satu keinginan belum tercapai, masih ada keinginan lain
yang belum tercapai hahaha. Cuman manusia ya emang gampang ngeluh. Kalo ada
satu keinginan ga tercapai, they thinks that the world was over. Seolah-olah ga
ada kenikmatan lain yang disediain Tuhan di dunia ini buat dia.” Ya, kata-kata
yang buat aku ngrasa ‘glek!’ and try to feels that meaning.
Dari situ aku mengambil lagu itu
bukan suatu keputus-asaan tapi malah lagu move on.
Hidup berawal dari mimpi. Aku
(benar-benar) mengenal kata ‘mimpi’ itu adalah di bangku SMA, begitu telatnya.
Pertama kalinya aku bermimpi adalah saat aku ingin memasuki sebuah ‘tempat
sebagai perkembangan pemikiranku’. Dan saat aku harus berjuang untuk
mendapatkannya, apa yang aku lakukan? Aku tidak berusaha, tidak.
Dan ketika kutukan karena
penyesalan yang bener-bener berat, dan bikin rasa syukur itu nggak ikhlas, aku
jatuh. Dan bisa saja putus asa. Tapi keputusan akhirnya adalah Move On, it’s
hard you know.
Tanggapan SMS dari Ulfi itu
benar, aku hanya mengeluh dan cuma berpegang sama satu keyakinan atau mungkin
lebih bisa dibilang satu obsesi. Aku punya plan B, tapi ya, aku tidak begitu
memikirkan, aku hanya berpegang pada plan A, yang ternyata Dia tidak
menghendakinya, ya aku memang belum pantas.
Ketika mimpimu yang begitu indah,
tak pernah terwujud, ya sudahlah
Saat kau berlari mengejar anganmu
dan tak pernah sampai, ya sudahlah
Hm, apa pun yang terjadi ku kan
selalau ada untukmu
Janganlah kau bersedih, cause
everything is gonna be okay…
Jadi , hidup harus berlanjut.
Everything is gonna be okay. He’s always near and watch us. The world is not
over and still have many chance for you to be more, more, and more than this.
Stay dreaming, Stay fighting, and
Stay strong!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar